Total Tayangan Halaman

Kamis, 01 Mei 2014

YUK NONTON, Upacara WAISAK-PELEPASAN 1.000 LAMPION DI BOROBUDUR 15 MEI 2014

Lampion Perdamaian menghiasi langit di atas candi Borobudur pada  perayaan Waisak

Perayaan Nasional Waisak 2558/2014 Umat Buddha Indonesia akan diselenggarakan di Candi Agung Borobudur pada Rabu,15 Mei 2014 dengan detik detik pukul 02:15:35 (WIB) p



Waisak adalah hari raya umat Budha untuk memperingati hari lahirnya Sidharta Gautama. Upacara keagamaan waisak dilaksanakan oleh seluruh umat Budha di Indonesia, khusunya di Yogyakarta – Jawa Tengah perayaan dipusatkan di Candi Mendut dan Candi Borobudur dan diikuti oleh Biksu Budha dari berbagai Negara dan umat Budha.

Gemerlap Seribu Lampion di Atap Borobudur

Umat Budha membawa sesembahan dan sarana puja,  berupa buah-buahan, padi  hingga  air suci yang ditandu, serta  api dharma dari sumber api di Mrapen,  desa Manggar Mas Grobogan, Jawa Tengah. Api dan air suci sehari sebelumnya, disemayamkan di candi Mendut.

“Perjalanan dari candi  Mendut  ke Borobudur merupakan simbol ketulusan umat Budha, dengan membawa sarana puja untuk ditempatkan di altar panggung di sebelah barat  candi Borobudur. Ini merupakan  sebuah perjuangan dan  ketulusan  umat Budha dan suka cita rasa baktinya umat kepada Budha, seperti air dan api yang disemayamkan di candi Mendut.

Ritual pengambilan api abadi jelang Waisak ini--  diawali penyalaan lilin lima warna yang memiliki bermacam makna kebaikan, yakni lilin biru, melambangkan bakti kepada agama Budha. Lilin kuning melambangkan kebijaksanaan, lilin merah mengandung arti cinta kasih. Lilin putih melambangkan kesucian, dan lilin jingga melambangkan kegiatan dan semangat umat Budha.

Jelang malam puncak Waisak, ribuan orang menyemut di pelataran candi Borobudur. menyaksikan ritual para  umat Budha dari dalam negeri dan mancanegara. Di bawah altar patung Budha, dan sesembahan  dihiasi  janur kuning, bunga sedap malam--  para Bhiksu, Bhikkuni serta umat Budha membaca doa dan meditasi. Perenungan detik-detik Waisak diawali dengan pemukulan gong  sebanyak tiga kali-- pertanda detik-detik Waisak telah tiba.

Sebelum pelepasan lampion ke udara, umat Budha dan para Bhiksu melakukan  ritual Pradaksina. Ritual mengelilingi candi Borobudur sebanyak tiga kali dengan membawa lilin. Ritual ini dilakukan untuk menghormati benda atau objek yang dipandang suci.




Puncak terakhir proses ritual yang ditunggu-tunggu adalah pelepasan 1200 lampion oleh para Bhiksu dan umat Budha.  Bagi umat Budha, lampion merupakan  lambang penerangan hidup yang membawa berkah kebahagiaan,  kesehatan dan rezeki yang berlimpah.  Prosesi ini sebagai rasa syukur umat Budha dengan panjatan doa. 

Langit di atas candi Borobudur begitu indah, berhias ribuan lampion yang di lepas ke udara. Ribuan lampion  menyerupai gugusan bintang gemerlap kekuningan pada malam itu--  menandai berakhirnya prosesi ritual puncak perayaan Waisak.




PAKET  TOUR WAISAK 2014  DI CANDI BOROBUDUR  Rp 950.000,-

Include :
1. Transportasi selama trip
2. Penginapan 1 malam
3. Tanda peserta
4. Guide lokal
Exclude :
1. Asuransi perjalanan
2. Tiket kereta/pesawat
3. Tiket objek wisata
4. Lampion (1=6 orang)
5. Makan selama trip
6. Pengeluaran pribadi

Susunan Acara :
14 Mei 2014 :
Kami Jemput dari Stasiun/ Bandara/ Terminal
Berangkat dari Omahe Winahyu Homestay
15 Mei 2014 :
Mengikuti ritual upacara dari mulai Candi Mendut sampai Candi Borobudur dan pelepasan lampion pada malam hari
Kembali Ke Penginapan

Ketentuan
1. Terbuka untuk umum
2 .Kuota min 6 orang
3. List peserta diambil yang sudah payment
4. pembayaran bisa DP 50%

Info & Homestay  rent car & Trip

DReam GEDE Tour & Travel 
Hub .081 565 04380 / 081 904 169982,  BB 5513A5A6


0 komentar:

Posting Komentar